A. Cara Menentukan Nilai Akhir

Setiap guru mempunyai pemahamannya masing - masing dalam menentukan titik finish. Hal ini terkait dengan aktivitas kesiswaan seperti menyelesaikan tugas , mengikuti diskusi, lulus ujian formatif, lulus ulangan semester, rajin dalam proses KBM , dan lain sebagainya . 
Sementara guru berpendapat bahwa menghadiri pelajaran dan mengikuti diskusi sudah merupakan kegiatan yang sangat menunjang prestasi sehingga absensi siswa perlu dipertimbangkan dalam menentukan nilai akhir. Sedangkan pendapat lain mengatakan bahwa absensi tidak perlu dipertimbangkan dalam menentukan nilai akhir karena banyak juga peserta didik yang hadir namun hanya raganya saja.

Penentuan nilai akhir dilakukan pada waktu pengisian raport atau STTB. Dalam menentukan nilai akhir ini dibimbing oleh pedoman yang dikeluarkan oleh pemerintah atau kantor/badan yang membawahinya.
 
Rumus untuk menetukan nilai akhir yaitu sebagai berikut:

F1 + F2 +........ Fn)

 


 

n

 

NA=                                             + 2S 3

Keterangan:

NA : Nilai Akhir

F : Nilai Tes Formatif S : Nilai Tes Sumatif

Jadi nilai akhir diperoleh dari rata-rata nilai tes formatif (diberi bobot satu) dijumlahkan dengan nilai tes sumatif ( diberi bobot dua) kemudian dibagi 3.

Nilai akhir diperoleh dengan cara menjumlahkan nilai tugas (T), nilai ulangan harian (tes formatif) dan nilai ulangan umum (U) / tes sumatif, yang masing- masing diberi bobot 2, 3 dan 5. Rumusnya ialah

NA= (2T+3H+5U)/10

Keterangan

T = nilai tugas

H = nilai ulangan harian (rata-ratanya) U = nilai ulangan umum

Nilai akhir untuk STTB diperoleh dari rata-rata nilai ulangan harian (diberi bobot 1) dan nilai EBTA (diberi bobot 2), kemudian dibagi 3.

NA = (∑H+2E)/((nH+2))

Keterangan:

H : Jumlah nilai ulangan harian E : Nilai EBTA

nH : Frekuensi ulangan harian

Di dalam buku Pedoman Penilaian III B Seri Kurikulum SMA Tahun 1975 disebutkan demikian. Selanjutnya di dalam kurikulum SMA tahun 1984 disebutkan cara menentukan nilai akhir didasarkan kokuriker juga, rumusnya adalah :

NA = (2p+2q+r)/5

Keterangan:

p = nilai tes sub sumatif

q = nilai tes sumatif

r = nilai kokurikuler

Setelah hasil-hasil penilaian formatif diubah ke dalam nilai berskala 1 0 , kemudian setiap siswa dicari rata-rata hasil penilaian formatif dalam semester yang bersangkutan. Nilai rata-rata ini dijumlahkan dengan nilai tes sumatif dan kemudian dibagi dua , hasil yang terakhir merupakan nilai akhir bagi setiap siswa..

Contoh:

Rata-rata nilai formatif : 7 Nilai akhir 7,5

Nilai Sumatif : 8

Apabila pada nilai akhir terdapat pecahan kurang dari setengah, maka nilai itu dibulatkan kebawah. Kalau pecahan itu setengah, nilai akhir tetap seperti itu. Sedangkan dalam pecahan lebih dari setengah, maka nilai itu dibulatkan keatas. Kecuali untuk nilai 5,5 itu dibulatkan menjadi 6.

B.     Laporan Hasil Belajar

Guru dan wali kelas harus menyajikan laporan hasil evaluasi sebagai pertanggungjawaban kepada siswa, orang tua siswa, kepala sekolah, dan pihak terkait. Oleh karena itu, dibutuhkan contoh format pelaporan yang dapat dikembangkan lebih lanjut oleh pihak sekolah.2

Pelaporan hasil penilaian harus memenuhi prinsip-prinsip berikut: (a) laporan harus bermakna dan memberikan informasi tentang kemajuan siswa dalam belajar serta kompetensi yang sudah dan belum dicapai untuk memotivasi siswa dalam belajar; (b) laporan harus mencakup proses dan hasil belajar, baik dalam bentuk data kuantitatif maupun kualitatif; (c) isi laporan harus memberikan jawaban yang akurat tentang keadaan siswa saat belajar di sekolah, termasuk aspek akademis, fisik, sosial, dan emosional, partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah, kompetensi yang sudah dan belum dikuasai dengan baik, serta saran untuk membantu mengembangkan kemampuan siswa lebih lanjut; (d) pelaporan harus dilakukan secara kontinu;

(e) laporan harus disajikan secara komunikatif dan mudah dipahami oleh orang tua atau masyarakat serta menampilkan profil atau tingkat kemajuan siswa; dan (f) laporan harus rinci dan akurat.

Contoh Laporan Hasil Evaluasi Kelas                                    :

Mata Pelajaran                      :

No

Nama Siswa

Aspek

Kompetensi Dasar

Rata- Rata

Keterangan

1.1

1.2

2.1

3.1

3.2

1

Ali

Kognitif

85

86

87

85

87

86

Sudah kompeten, namun etika perlu diperbaiki

Psikomotor

81

83

81

82

80

81

Afektif

B

C

C

C

B

C

2

Ani

Kognitif

75

76

77

75

77

76

Sudah kompeten, namun keterampilan

perlu remdial

Psikomotor

71

73

71

72

70

71

Afektif

B

B

A

A

B

B

3

Dst.

Kognitif

 

 

 

 

 

 

 

Psikomotor

 

 

 

 

 

 

Afektif

 

 

 

 

 

 


Catatan: Batas lulus untuk skor kognitif dan psikomotor minimal 75

 

  Contoh Profil Hasil Belajar Nama Siswa                           :

Kelas                           :

Mata Pelajaran            :

No. KD

Kompetensi Dasar

Nilai

Keterangan

Kognitif

Psikomotor

Afektif

 

0-100

0-100

A/B/C

1.1

Melaksanakan pengamatan        objek secara terencana dan sistematis            untuk memperoleh informasi gejala alam biotik dan

abiotik

89

80

A

Penguasaan     sangat kompeten

2.1

Menggunakan mikroskop              dan peralatan    pendukung lainnya                untuk

mengamati        gejala-

gejala kehidupan

80

70

B

Menguasai     definisi gejala-gejala kehidupan,       tetapi

praktiknya       belum sempurna

2.2

Menerapkan keselamatan         kerja dalam melakukan pengamatan       gejala-

gejala alam

83

75

C

Menguasai teknik keselematan kerja, tetapi etika kurang baik

 

 

 

 

 

 

 

Nilai Rata-Rata

 

 

 

 


Catatan: Hasil Ulangan Blok KD 1dan 2

K = Kognitif, P = Psikomotor, A = Afektif


Komentar Orang Tua/ Wali Siswa                                         Guru Mata Pelajaran, Dan Tanda Tangan

…………………..                                                                  ………………………